CAPAIAN KINERJA KECAMATAN SUMOWONO

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Secara umum Kecamatan Sumowono telah dapat melaksanakan tugas fungsi dalam rangka mewujudkan tujuan melaksanakan peran Pemerintahan Pelayanan Masyarakat Pembangunan yang efektif,efesien dan akuntabel (sesuai dengan nawa cita butir ke dua membangun tata kelola pemerintahan bersih,efektif dan terpercaya)  dan sasaran pembangunan dalam menciptakan Mantapnya administrasi pemerintahan dalam penerapan informasi comunication and technologi melalui electronic goverment dalam rangka peningkatan kualitas, pemerataan pelayanan publik dan pembangunan  sistem data yang telah ditetapkan dalam RPJMD 2016 - 2021. Tahun 2016 adalah tahun pertama pelaksanaan Rencana Strategis Kecamatan, dari 1 ( satu) sasaran strategis dengan 1 Indikator Kinerja Sasaran dan 5 (lima) indikator kinerja SKPD yang ditetapkan, maka pencapaian kinerja sasaran Kecamatan Sumowono pada masing masing indikator kinerja SKPD yang telah ditetapkan antara lain :

1.   Analisa pencapaian indikator Peningkatan Indeks Mutu Pelayanan terhadap masyarakat

Pencapaian kinerja dalam meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan, pada tahun 2016  meningkat sebesar 11,26 % dibanding dengan capaian kinerja tahun 2015 yang telah mencapai indeks 72.21 poin . data nyata terkait survey kepuasan masyarakat terhadap pelayanan  oleh kecamatan Sumowono dapat dilihat sebagai berikut :

Tabel

Kategorisasi Mutu Pelayanan

 

Nilai Interval IKM

Nilai Interval Konversi IKM

Mutu Pelayanan

Kinerja Unit Pelayanan

1,00 – 1,75

25,00 – 43,75

D

Tidak Baik

1,76 – 2,50

43,76 – 62,50

C

Kurang Baik

2,51 – 3,25

62,51 – 81,25

B

Baik

3,26 – 4,00

81,26 – 100,00

A

Sangat Baik

 

Tabel

Nilai Rata-rata (NRR) dan Indeks Kepuasaan Masyarakat

(IKM) Unsur Pelayanan

 

No.

Unsur Pelayanan

NRR

IKM

1.

Persyaratan Pelayanan

3.12

B

2.

Prosedur  Pelayanan

3.04

B

3.

Kecepatan Pelayanan

2.96

B

4.

Kewajaran Biaya Pelayanan

3.56

A

5.

Kesesuaian Produk Pelayanan

3.12

B

6.

Kemampuan Petugas Pelayanan

3.20

B

7.

Kesopanan dan Keramahan Petugas

3.52

A

8.

Tersedianya Maklumat  Pelayanan

3.80

A

9.

Penanganan Pengaduan Pengguna Layanan

3.76

A

Rata Rata Indeks Kepuasan terhadap pelayanan

 

 

Sumber data : Pelayanan Kec.Sumowono Tahun 2016

 

Dalam peningkatan kualitas pelayanan, diprioritaskan pada unsur yang mempunyai nilai paling rendah, sedangkan unsur yang mempunyai nilai cukup tinggi harus tetap dipertahankan.Berdasarkan hasil tersebut, maka dapat diambil Kesimpulan :

a.    Nilai dalam kelompok paling rendah yang harus ditingkatkan yaitu pada unsur Kecepatan Pelayanan dengan nilai 2,96 ( analisa unsur pelayanan yang mendapat skor terendah)

1)  Faktor Penghambat kenapa Kecamatan Sumowono pada unsur Kecepatan Pelayanan mendapat nilai rendah yaitu dengan nilai 2,96 hal itu dikarenakan masih terdapat Kekurangan blanko KTP Pada Kecamatan Sumowono yang kurang jumlah stok nya Karena hal tersebut, membuat masyarakat jadi menunggu untuk diberikan pelayanan

2)  Solusi untuk Permasalahan tentang rendahnya kepuasan masyarakat terhadap unsur pelayanan Kecepatan Pelayanan  adalah mengganti nya dengan Surat Keterangan (SUKET) agar pelayanan yang akan diberikan kepada warga Masyarakat menjadi lebih baik dan tepat waktu.

b.   Nilai dalam kelompok paling tinggi yang harus tetap dipertahankan yaitu pada unsur Tersedianya maklumat pelayanan nilai 3,80 ( analisa unsur pelayanan yang mendapat skor tertinggi)

1)  Faktor Pendukung kenapa Kecamatan Sumowono pada unsur Tersedianya maklumat pelayanan mendapat nilai Tinggi yaitu dengan nilai 3,80, hal itu dikarenakan pada kecamatan Sumowono, kepada masyarakat yang membutuhkan pelayanan, diberikan informasi secara baik dan diberikan keterbukaan informasi, baik tata cara, aturan, maupun retribusi (jika ada). Oleh sebab hal itulah maka untuk unsur Tersedianya maklumat pelayanan mendapat nilai tinggi.

2)  Solusi untuk mempertahankan dan meningkatkan unsur Tersedianya maklumat pelayanan  adalah peningkatan intensitas desiminasi informasi kepada warga masyarakat terkait informasi  dan transparansi pelayanan serta menjamin ketersediaan kebutuhan dan pelayanan data dan informasi kerkait detail pelayanan yang diberikan

 

 

Tabel

Data perbandingan Terhadap

 Hasil Survey Kepuasan Masyarakat dengan Kecamatan

No

Unit Kerja

Capaian 2015

Capaian 2016

Peningkatan

1

Kecamatan Ungaran Barat

82,03

82,27

0,24

2

Kecamatan Ungaran Timur

85,03

87,15

2,12

3

Kecamatan Bergas

75,15

77,04

1,89

4

Kecamatan Pringapus

77,93

77,93

0,00

5

Kecamatan Bawen

73,93

86,75

12,82

6

Kecamatan Ambarawa

83,98

82,03

-1,95

7

Kecamatan Bandungan

75,31

75,31

0,00

8

Kecamatan Sumowono

72,21

83,47

11,26

9

Kecamatan Jambu

80,47

80,47

0,00

10

Kecamatan Banyubiru

84,86

84,19

-0,67

11

Kecamatan Getasan

89,41

83,25

-6,16

12

Kecamatan Tuntang

99,07

98,57

-0,50

13

Kecamatan Tengaran

90,63

84,97

-5,66

14

Kecamatan Pabelan

83,75

86,52

2,77

15

Kecamatan Bringin

81,41

80,41

-1,00

16

Kecamatan Bancak

83,75

85,43

-1,68

17

Kecamatan Suruh

86,64

79,74

-6,90

18

Kecamatan Susukan

88,86

80,86

-8,00

19

Kecamatan Kaliwungu

86,14

80,03

-6,11

Sumber Data : Bagian Organisasi Setda 2016

 

2.   Analisa pencapaian indikator peningkatan jumlah pelayanan pada kecamatan

Capaian kinerja nyata indikator peningkatan jumlah pelayanan pada kecamatan adalah sebesar 15,60 dari target sebesar 5,00 yang direncanakan dalam Perjanjian Kinerja Tahun 2016, sehingga persentase capaian kinerjanya adalah mencapai 312% atau melebihi target yang diperjanjikan.

 

 

 

 

Tabel

Data dan informasi Layanan

No

Jenis Pelayanan

Pemohon layanan

Tepat Waktu

Tidak Tepat Waktu

1

Pembuatan Dokumen IMB

10

10

-

2

Pembuatan Dokumen Izin Gangguan(Ho)

10

10

-

3

Rekomendasi Permohonan IMB

10

10

-

4

Rekomendasi Permohonan Izin  Gangguan ( Ho)

10

10

-

5

Rekomendasi Izin Jasa Konstruksi

-

-

 

6

Rekomendasi Izin Lokasi

-

-

 

7

Rekomendasi Izin Usaha Perdagangan

-

-

 

8

Rekomendasi izin Penggilingan

-

-

 

9

Rekmendasi izin reklame

-

-

-

10

Rekomendasi Pengajuan Proposal Bantuan

-

-

-

11

Rekomendasi Legalisasi Permohonan Jamkesda

37

42

-

12

Rekomendasi Legalisasi Permohonan Jamkesmas

3

3

-

13

Rekomendasi Nikah Talak Cerai Rujuk

121

102

-

14

Rekomendasi Legalisasi Surat Keterangan Mencari Kerja

-

-

-

15

Rekomendasi Pengantar Pembuatan KTP Elektronik

1125

2156

-

16

Rekomendasi Pembuatan KTP Hilang/Rusak

-

-

-

17

Pembuatan KK

1850

1784

-

18

Penerbitan surat pindah luar/dalam wilayah

118

131

-

19

Rekomendasi Legalisasi Permohonan SKCK

502

403

-

20

Rekomendasi Legalisasi permohonan ahli waris

46

55

-

21

Rekomendasi Pembuatan /pembetulan Akta Kelahiran

385

402

-

22

Rekomendasi Pembuatan

/pembetulan Akta Kematian

67

77

-

23

Rekomendasi Pembuatan akta pengesahan/pengakuan anak

-

-

 

24

Rekomendasi pembinaan dan Pengawasan Tertib adminsitrasi

-

-

-

Sumber Data Kecamatan Sumowono 2016

 

3.  Analisa pencapaian indikator Partisipasi masyarakat terhadap usulan pembangunan dalam musrenbang tingkat Kecamatan

Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) kecamatan adalah forum musyawarah tahunan para pemangku kepentingan/stakeholders di tingkat kecamatan untuk mendapatkan masukan mengenai kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan terkait yang didasarkan pada masukan dari hasil Musrenbang kelurahan, serta menyepakati rencana kegiatan lintas kelurahan di kecamatan yang bersangkutan. Banyak program pembangunan yang kurang memperoleh antusias dan partisipasi masyarakat karena kurangnya kesempatan yang diberikan kepada masyarakat untuk berpartisipasi. Di lain pihak juga sering dirasakan kurangnya informasi yang disampaikan kepada masyarakat mengenai kapan dan dalam bentuk apa mereka dapat atau dituntut untuk berpartisipasi. Pemberian kesempatan berpartisipasi pada masyarakat, harus dilandasi oleh pemahaman bahwa masyarakat setempat layak diberi kesempatan karena mereka juga punya hak untuk berpartisipasi dan memanfaatkan setiap kesempatan membangun bagi perbaikan mutu hidupnya.

a.  Faktor penghambat peningkatan partisipasi masyarakat adalah:

1)  Adanya kesenjangan tingkat pendidikan masyarakat

2)  Rendahnya kualitas pola komunikasi  dan penyebaran informasi berdampak pada rendahnya tingkat kepedulian  pada masyarakat

3)  Sikap dan Perilaku pesimis masyarakat terhadap kepedulian pemerintah

b.  Faktor yang mendorong tingkat partisipasi masyarakat dalam proses pelaksanaan musyawarah  perencanaan pembangunan antara lain :

1)  Adanya kesempatan yang diberikan kepada masyarakat untuk berpartisipasi merupakan faktor pendorong tumbuhnya kemauan, dan meningkatkan kemampuan dalam memanfaatkan setiap kesempatan.

2)  Adanya kemauan untuk berpartisipasi merupakan kunci utama bagi tumbuh dan berkembangnya partisipasi masyarakat  dengan memiliki kemauan untuk membangun.

3)  Adanya kemampuan untuk berpartisipasi dalam menemukan dan memahami kesempatan-kesempatan untuk membangun, atau pengetahuan tentang peluang untuk membangun (memperbaiki mutu hidupnya), Kemampuan untuk melaksanakan pembangunan, yang dipengaruhi oleh tingkat pendidikan dan keterampilan yang dimiliki dan  untuk memecahkan masalah yang dihadapi dengan menggunakan sumber daya dan kesempatan (peluang) lain yang tersedia secara optimal.

 

  1.  Analisa pencapaian indikator Jumlah usulan prioritas pembangunan yang terakomodir

Rangkaian musrenbang yang dilakukan secara berjenjang dari mulai tingkat desa (musrenbangdes), kecamatan (musrenbang kecamatan) dan kabupaten (musrenbang kabupaten). merupakan bagian dalam menyusun sistem perencanaan dan anggaran untuk pelaksanaan kegiatan pembangunan setiap tahun. Melalui musrenbang, masyarakat berpeluang menyampaikan aspirasi mereka dan berpartisipasi dalam menghasilkan dokumen perencanaan pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,berikut merupakan faktor yang mempengaruhi pencapaian jumlah ususlan prioritas pembangunan yang dapat terakomodir dalam dokumen perencanaan daerah :

a.  Faktor Pendukung meningkatnya Jumlah usulan prioritas pembangunan yang terakomodir antara lain :

1)  Kemampuan dan keterlibatan masyarakat dalam melegitimasi prioritas usulan yang sudah ditetapkan dalam musrenbang kecamatan

2)  Meningkatnya tingkat partisipasi masyarakat dalam musrenbang

b.  Faktor Penghambat yang menjadi kendala terakomodirnya usulan prioritas pembangunan dari forum musrenbang kecamatan :

1)  Kurangnya sinkronisasi usulan pembangunan yang disampaikan dengan arah kebijakan pembangunan daerah

2)  Kurangnya ketersediaan ruang bagi perwakilan masyarakat dalm mekanisme musrenbang untuk dilibatkan dalam pengambilan keputusan akhir perencanaan pembangunan

  1. Analisa pencapaian tingkat Kehadiran pelaksanaan musrenbang

Musrenbang Kecamatan diselenggarakan untuk membahas dan menyepakati hasil-hasil Musrenbang dari tingkat desa/kelurahan serta melakukan klasifikasi atas kegiatan prioritas pembangunan kecamatan sesuai dengan fungsi-fungsi Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Semarang.

Antusiasme peserta yang merupakan perwakilan dari desa/kelurahan dan kelompok-kelompok masyarakat yang beroperasi dalam skala kecamatan (misalnya: organisasi sosial kemasyarakatan, organisasi petani, organisasi pengrajin, dan lain sebagainya) mempunyai peran penting terhadap keberhasilan mekanisme penjaringan aspirasi program dan kebutuhan pembangunan melalui Forum Musrenbang kecamatan, berikut merupakan factor yang menghambat dan mendukung tingkat kehadiran masyarakat dalam pelaksanaan musrenbang : 

Faktor Penghambat Partisipasi Kehadiran musrenbang

1.  Kurangnya informasi terkait pentingnya proses musrenbang

2.  Rendahnya tingkat kepercayaan masyarakat karena lemahnya mekanisme musrenbang dalam menampung dan menetapkan kegiatan prioritas sesuai kebutuhan masyarakat

Faktor pendukung partisipasi kehadiran musrenbang

1.  Tumbuhnya keinginan masyarakat untuk lebih terlibat dalam mengamati, menganalisa kebutuhan prioritas pembangunan

2.  Timbulnya keinginan masyarakat mengamati kinerja pemerintah daerah dalam mengambil keputusan dan kebijakan pembangunan yang bersifat urgen dan berdampak langsung kepada masyarakat. 

 

  1. Analisa pencapaian indikator pembinaan kemasyarakatan

Pemerintah kecamatan mempunyai peranan penting dalam pelaksanaan pelayanan terhadap masyarakat, hal ini yang kemudian menjadikan Camat sebagai ujung tombak dalam pelaksanaan tugas-tugas umum pemerintahan serta sebagian urusan otonomi yang dilimpahkan oleh Bupati/ Walikota untuk dilaksanakan dalam wilayah kecamatan. berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2005 tentang Desa Pasal 98 ayat (2) dan Pasal 102, disampaikan bahwa Camat wajib membina dan mengawasi penyelenggaraan pemerintahan desa dan lembaga kemasyarakatan.

Lembaga Kemasyarakatan Desa/Kelurahan seperti  Rukun Tetangga (RT), Rukun Warga (RW), Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Karang Taruna (KARTAR) dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPMD/K) mempunyai fungsi utama melakukan pemberdayaan masyarakat Desa/Kelurahan, ikut serta merencanakan dan melaksanakan pembangunan, serta meningkatkan pelayanan masyarakat desa.

Tahun 2016, capaian kinerja pembinaan kemasyarakatan oleh pemerintah Kecamatan Sumowono  mencapai 63 % dari target 63 %  yang direncanakan dalam Perjanjian Kinerja Tahun 2016, sehingga persentase capaian kinerjanya adalah 100 % atau mencapai target yang diperjanjikan.

Tahun 2016 adalah tahun pertama renstra, capaian tahun 2016 telah mencapai 63% bila dibandingkan dengan target akhir renstra kecamatan maka capaian kinerjanya mencapai 63% lembaga masyarakat dapat terbina dalam setiap tahunnya.

Tabel

Data Lembaga Kemasyarakatan Kecamatan Sumowono

No

Lembaga Masyarakat

Kondisi 2015

Kondisi 2016

1

Rukun Tetangga ( RT)

219

219

2

Rukun Warga ( RW)

79

79

3

PKK

16

16

4

Karang Taruna

16

16

5

Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa/Kelurahan

16

16

Sumber Data Kecamatan Sumowono Tahun 2016

Tabel

Data Indikator lembaga Kemasyarakatan Yang aktif

 

No

Indikator

Kondisi 2015

Kondisi 2016

RT

RW

PKK

KR

LPMD/K

RT

RW

PKK

KR

LPMD/K

1

mempunyai rencana/ agenda/ program kerja tahunan yang menunjang pembangunan dan pemberdayaan sesuai ruang lingkup (Kecamatan/ Kelurahan)

-

79

16

16

16

-

79

16

16

16

2

Minimal 60% perwakilan Lembaga kemasyarakatan hadir dalam pembahasan musrenbang Kecamatan

-

-

16

-

16

-

-

16

-

16

3

minimal 60% dari seluruh agenda/ program kerja yang direncanakan pada tahun berjalan terlaksana

-

-

16

-

16

-

-

16

-

16

4

Aktif mengikuti kegiatan / lomba /kejuaraan di tingkat Kota (minimal 2 kegiatan)

-

-

1

-

-

-

1

1

-

-

Sumber Data Kecamatan Sumowono Tahun 2016

 

B.   CAPAIAN KINERJA KEUANGAN

    Dalam rangka mewujudkan sasaran strategis tersebut diatas, Kecamatan Sumowono telah melaksanakan program dan kegiatan yang dibiayai dari APBD Kabupaten Semarang. Anggaran dan realisasi biaya pelaksanaan kegiatan dan program per sasaran adalah sebagai berikut :

Tabel

Capaian Kinerja Keuangan

 

No.

Program dan Kegiatan

Target Penetapan (Rp)

Target Perubahan (Rp)

Realisasi (Rp)

Capaian (%)

A.

Program Pelayanan Administrasi Perkantoran

131.550.000

127.793.000

121.034.931

92,01%

 

  1. Penyediaan Jasa Surat-Menyurat

9.000.000

9.000.000

9.000.000

100%

  1. Penyediaan Jasa  dan Komponen Instalasi Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik

33.100.000

27.535.000

20.776.931

62,77%

  1. Penyediaan dan Perbaikan Peralatan Kerja serta Perlengkapan Kantor

8.000.000

8.000.000

8.000.000

100%

  1. Penyediaan Logistik Kantor

16.500.000

16.500.000

16.500.000

100%

  1. Penatausahaan Administrasi Keuangan SKPD

18.000.000

18.000.000

18.000.000

100%

  1. Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor

3.500.000

3.500.000

3.500.000

100%

  1. Rapat-rapat Koordinasi dan Konsultasi ke Luar Daerah

18.000.000

19.808.000

19.808.000

110,04%

  1. Penyediaan Jasa Tenaga Pendukung/Teknis Perkantoran

25.450.000

25.450.000

25.450.000

100%

Kecamatan Sumowono

Jl. Jendral Sudirman No. 12 Sumowono 50662

Telp/fax: 0298 - 711061

Statistik Pengunjung

Hari ini 0

Kemarin 0

Minggu ini 0

Bulan ini 18

Total Pengunjung 1475

©2019 Kecamatan Sumowono. By Tim Website.

Search