Pendidikan Non Formal

Umum
  • Pada tanggal 14 Oktober 2022, Disdikvudpora Kabupaten Semarang mengadakan Sosialisasi terkait Pendidikan Non Formal dihadiri oleh pembicara anggota Dewan dari Komisi D DPRD Kabupaten Semarang, Bpk Pujo Pramujito sebagai Ketua Komisi beserta Bp. Umar dan Ibu Lili Wahyu Dini Choiriyah. Pertemuan tersebut sendiri dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Semarang, Bpk. Sukaton Purtomo Priyatmo, SH, MM dan dihadiri stakeholder pendidikan dari Kecamatan Sumowono dan Kecamatan Bergas.
  • Pendidikan nonformal adalah pendidikan yang dilaksanakan secara terencana, sistematis, fleksibel, integral dan berlangsung di luar system pendidikan formal (sekolah).Yang dimaksud pendidikan Non Formal adalah dalam bentuk Kelompok Belajar Paket A, B dan C. Contoh dari Pendidikan Non Formal adalah Sanggar. Tempat Kursus. Majelis taklim. Lembaga pelatihan khusus.
  • Paparan diberikan oleh Ibu Lulus Rahma Murti,SE sebagai Kasie Pendidikan Anak Usia Dini dan Non Formal pada Dinas Pendidikan Kabupaten Semarang.
  • Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat atau lebih disingkat dengan PKBM adalah suatu wadah berbagai kegiatan pembelajaran masyarakat diarahkan pada pemberdayaan potensi untuk menggerakkan pembangunan di bidang sosial, ekonomi, dan budaya. Tujuan PKBM sendiri adalah memperluas kesempatan warga masyarakat, khususnya yang tidak mampu untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap mental yang diperlukan untuk mengembangkan diri dan bekerja mencari nafkah.
  • Di Kecamatan Sumowono sangat membutuhkan karena belum adanya SMA Negeri di lokasi ini. Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional mengakui bahwa PKBM adalah Satuan Pendidikan Non Formal. Hal ini sama seperti diakuinya Sekolah adalah Satuan Pendidikan Formal
  • Ada beberapa Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Sumowono yaitu PKBM Bina Insani di Dusun Kawedusan Desa Ngadikerso serta PKBM Bagus Wandira di Desa Candigaron. PKBM inilah yang kemudian menyelenggarakan Kejar Paket B Setara SMP/MTs, Kejar Paket C Setara SMA/MA, PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini), KBU (Kelompok Belajar Usaha), KUPP (Kelompok Usaha Pemuda Produktif), Pemberdayaan Perempuan serta Keaksaraan Fungsional Dasar Dewasa.
  • Biasanya, pendidikan Paket C hanya beberapa kali saja dalam seminggu. Untuk berapa lama kejar Paket C, mereka yang masih di usia belajar akan menempuhnya selama 6 semester atau 3 tahun sedangkan mereka yang sudah dewasa hanya akan menempuhnya selama 4 semester alias 2 tahun saja.
  • Pusat Kegiatan belajar Masyarakat (PKBM) adalah lembaga pendidikan non formal yang didirikan, dibangun, dan dikembangkan oleh, dari dan untuk masyarakat yang perijinannya diterbitkan oleh instansi pemerintah. Sehinggan PKBM bersifat sebagai Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di bidang pendidikan masyarakat.Ijazah Paket C bisa digunakan untuk mendaftar ke perguruan tinggi, baik swata maupun negeri. Untuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ijazah paket C bisa diterima melalui jalur Seleksi Bersama Nasional (SBMPTN) dan jalur mandiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.